Featured Post

Home
Pendidikan Agama Islam
Mereka Saling Berbisik

Mereka Saling Berbisik

Bisikan adalah jejak-jejak yang muncul dalam hati seorang hamba, lalu mendorongnya untuk bertindak atau meninggalkan sesuatu.

Purwakarta, candatangan - Dahulu, iblis bersumpah di hadapan Allah SWT karena menolak sujud kepada Nabi Adam AS. Pada saat itu, Iblis berjanji akan mengganggu manusia sampai hari kiamat tiba. Maka inilah yang mendasari kehidupan manusia yang selalu senantiasa dikelilingi oleh berbagai bisikan, godaan dan tipu daya iblis serta setan untuk terjerumus pada kekhilafan dan lembah dosa.

Dalam Kitab Raudhah al-Thalibin Bisikan adalah jejak-jejak yang muncul dalam hati seorang hamba, lalu mendorongnya untuk bertindak atau meninggalkan sesuatu.

Allah azza wa jalla berfirman, 

وَكَذَٰلِكَ جَعَلۡنَا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوًّا شَيَٰطِينَ ٱلۡإِنسِ وَٱلۡجِنِّ يُوحِي بَعۡضُهُمۡ إِلَىٰ بَعۡضٍ زُخۡرُفَ ٱلۡقَوۡلِ غُرُورًاۚ وَلَوۡ شَآءَ رَبُّكَ مَا فَعَلُوهُۖ فَذَرۡهُمۡ وَمَا يَفۡتَرُونَ

“Demikianlah Kami menjadikan bagi setiap nabi musuh kalangan setan-setan dari jenis manusia dan dari jenis jin. Sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan yang indah untuk menipu manusia. Jika Rabbmu menghendaki, niscaya mereka tidak akan melakukannya. Maka biarkanlah mereka bersama apa yang mereka buat-buat.”

(Al An’am: 112)

🍀 Asy Syaikh Abdurrahman bin Nashir as Sa'di rahimahullah berkata,

{ يُوحِي بَعْضُهُمْ إِلَى بَعْضٍ زُخْرُفَ الْقَوْلِ غُرُورًا } أي: يزين بعضهم لبعض الأمر الذي يدعون إليه من الباطل، ويزخرفون له العبارات حتى يجعلوه في أحسن صورة، ليغتر به السفهاء، وينقاد له الأغبياء، الذين لا يفهمون الحقائق، ولا يفقهون المعاني، بل تعجبهم الألفاظ المزخرفة، والعبارات المموهة، فيعتقدون الحق باطلا والباطل حقا

{ يُوحِي بَعْضُهُمْ إِلَى بَعْضٍ زُخْرُفَ الْقَوْلِ غُرُورًا } 

Sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan yang indah untuk menipu manusia.

"Yakni sebagian mereka menghiasi kepada sebagian yang lain perkara kebatilan yang mereka serukan.

Mereka memperindah kebatilan tersebut dengan ungkapan-ungkapan indah sehingga menjadikannya tampak seperti sebaik-baik gambaran. 

Hal tersebut mereka lakukan dalam rangka menipu orang-orang bodoh, dan agar orang-orang dungu tunduk kepadanya, yaitu orang-orang yang tidak memahami hakikat dan juga tidak memahami makna-makna yang benar.

Justru mereka merasa takjub dengan ucapan-ucapan yang dibuat indah, dan ungkapan-ungkapan yang samar.

Akhirnya mereka meyakini kebenaran sebagai kebatilan dan kebatilan sebagai kebenaran."


Sumber:
Taisir Karim ar Rahman
https://about.me/yodisupriyadi

Blog authors

No comments