Home
Pendidikan Psikologi
Pernah merasakan kehadiran Makhluk Astral saat anda tidur? Sleep Paralysis Penyebabnya. Begini Penjelasannya
Yodi Supriyadi Yodi Supriyadi
Wednesday, August 24, 2022

Pernah merasakan kehadiran Makhluk Astral saat anda tidur? Sleep Paralysis Penyebabnya. Begini Penjelasannya

Purwakarta, candatangan - Sleep Paralysis atau ketindihan adalah fase kelumpuhan sementara yang terjadi saat kamu tertidur. Saat fase ini, hampir seluruh otot tubuh kalian akan terasa mati rasa, dan mungkin otak kamu akan membuat halusinasi visual atau suara seperti hantu, jin, setan, kuntilanak, pocong, atau genderuwo, dan mungkin lebih parahnya lagi adalah malaikat maut.

Ketindihan ini terjadi pada saat kamu akan mengalami tidur atau sesaat sebelum terbangun. Ketindihan yang terjadi sesaat setelah tertidur disebut hypnagogic atau predormital sleep paralysis. Sedangkan ketindihan yang terjadi sesat sebelum terbangun adalah hypnopompic atau postdormital sleep paralysis.

Ketindihan ini bisa terjadi karena beberapa faktor, yaitu:

✿ Tubuh terlalu lelah

✿ Banyak beban pikiran

✿ Depresi

✿ Stress

✿ Penggunaan obat tertentu

✿ Pola tidur yang berubah-ubah

✿ Posisi tidur yang tidak nyaman

✿ Kemungkinan riwayat keturunan.


Bagaimana Sleep Paralysis bisa terjadi??

Sleep paralysis atau ketindihan dapat terjadi pada waktu transisi NREM (Non-Rapid Eye Movement) dan REM (Rapid Eye Movement). NREM adalah kondisi saat tubuh kamu mulai memasuki kondisi tidur, tapi pikiran kamu masih sedikit sadar. Nah, saat kamu memasuki fase REM, pikiran kamu akan mulai memasuki fase bermimpi serta otot pada tubuh kamu akan mulai dinonaktifkan agar tidak terjadi pergerakan yang tidak diinginkan saat kamu tertidur.

Namun, jika kamu mengalami ketindihan, pikiran kamu masih sadar tetapi otot kamu terasa seperti mati rasa atau kaku untuk digerakkan, bahkan di beberapa kasus akan mengalami sesak napas serasa seperti tercekik.

Kenapa otot kamu terasa kaku pada saat ketindihan??

Itu adalah perintah otomatis dari otak saat kamu tertidur, hal itu memungkinkan otot tubuh beristirahat serta mencegah hal yang tidak diinginkan saat kamu tertidur. Nah, karena kamu mengalami ketindihan, pikiran kamu hampir sepenuhnya sadar, tapi otak kamu belum bisa menyadari bahwa kamu terbangun dan otot tubuh pun masih berada dalam fase tidur.

Lantas, halusinasi suara dan visual itu berasal dari mana?

Halusinasi itu sebenarnya terjadi karena kamu sadar saat memasuki dunia mimpi, umumnya halusinasi yang muncul dalam fase ketindihan adalah sesuatu yang ditakuti oleh orang tersebut. Bisa saja setan atau badut, bahkan siluman atau kuyang sekalipun.

Bagaimana cara mengatasi ketindihan?

Cara mengatasi ketindihan ada beberapa cara, yaitu:

  • šŸŒ»Memperbaiki pola tidur
  • šŸŒ»Mengganti posisi tidur yang nyaman
  • šŸŒ»Penggunaan obat anti-depresan (disarankan konsultasi kepada dokter terlebih dahulu)
  • šŸŒ»Penanganan pada hal yang bisa menjadi penyebab ketindihan, seperti keram pada kaki atau tangan
  • šŸŒ»Memperbaiki kesehatan mental yang mungkin menjadi penyebab ketindihan dengan cara konsultasi kepada psikolog atau psikiater

šŸ§øBagaimana cara keluar dari ketindihan?

Sebenarnya tidak ada cara pasti untuk keluar dari ketindihan. Namun, kamu bisa mencoba dengan tetap tenang dan rileks. Saat pikiran kamu mulai rileks, pikiran kamu akan kembali ke dalam mode tidur. Ya walaupun akan sangat sulit dengan gangguan yang muncul di depan mata, tapi tetap rileks akan membuat kamu terlepas dari ketindihan.

Sumber:

Dr. Alex Dimitriu. What You Should Know About Sleep Paralysis

Blog authors